Senin, 05 Juni 2017

Tragedi Tanjung Barat




Kejadian ini terjadi ketika ibuku masih bekerja sebagai seorang kasir di Borobudur. hari itu ibu masuk siang dan pulang malam hari. Setiap hari bapak selalu jemput ibu, kali ini sebelum pulang mereka mampir ke tempat buah. bapak meminta ibu untuk menunggu di bawah pohon yang cukup besar sedangkan bapak nyebrang sebentar untuk membeli buah.

Ibu mendengar ada suara wanita yang sedang ketawa-ketawa lalu ibu memanggil bapak, “pak… cepetan sini”. Setelah bapak membeli buah, bapak pun menghampiri ibu dan berkata “ada apa sih”. Ibu menjawab tadi, saya dengar kayak ada suara perempuan ketawa-tawa gitu, saya takut deh pak”. Bapak pun menjawab “ahh palingan itu halusinasi kamu aja” Ibu: “beneran pak, saya denger jelas banget” lalu ibu sama bapak pun melanjutkan perjalanan.

Di Tanjung Barat tiba-tiba motor bapak ku seperti ada yang menggoyangkan dari belakang, keseimbangan pun jadi terganggu dan brukkkk tiba-tiba motor bapak jatuh, kepala ibu sempat terbentur aspal, untung saja ibu memakai helm, ibu beberapa menit sempat tidak sadar, bapak terjatuh dan tertimpa motor. warga yang melihat kejadian itu langsung memberhentikan laju kendaraan yang ada dibelakang, dan membantu kedua orang tuaku. Tak terbayang apa jadinya saat itu kalau mobil yang di belakang masih berlaju dengan cepat mungkin kedua orang tuaku sudah meninggal ditempat!

Tiba dirumah, aku terkejut dengan musibah yang terjadi. Ku ambilkan segelas air putih untuk menenangkan kedua orang tuaku, lalu orang tuaku menceritakan kronologinya. Ibu mengalami luka yang cukup dalam di bagian punggung, seperti ada yang menusuk nya dan lukanya garis panjang ke bawah, di lengan kiri ibu mengalami besut ringan. Ada yang "aneh" dari kejadian ini, ibu memakai kemeja Borobudur dan Jaket, tapi di bagian belakang kemeja dan jaket yang ibu gunakan baik-baik saja tidak sobek, lantas dari mana luka yang sedalam itu bisa terjadi?

Setelah kejadian ini, ibu tidak bisa melakukan rutinitas yang biasa dilakukan, ibu harus istirahat untuk beberapa hari kedepan karena badan nya tidak memungkinkan untuk melakukan kegiatan. Bapakku mengalami luka dibagian kaki dan tangan.

Dari kejadian ini aku menyadari bahwa maut bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, bapak yang biasa jemput ibu baik-baik saja ternyata kali ini mengalami kejadian luar biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar